
RAKYAT NUSA TENGGARA TIMUR MENANG, MAHKAMAH AGUNG KABULKAN GUGATAN WARGA SATARPUNDA
Oktober 28, 2022
Opini Musri Nauli : Wai Humba – Tradisi Panjang Tentang Alam
November 1, 2022Kupang, 28 Oktober 2022, Sumpah Pemuda memiliki arti penting bagi kaum muda dan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai cerminan rasa cinta pada bangsa Indonesia. Tindakan yang nyata dan tulus merupakan wujud dari rasa cinta kepada tanah air. Termasuk pula mencintai linugkungan, keragaman budaya, agama dan masyarakat.
Spirit inilah yang perlu kita maknai saat ini. Berbagai tantangan pembangunan membelenggu bangsa ini. Sebagai generasi muda masa kini dan masa yang akan datang, tentunya cara kita memaknai sumpah pemuda harus juga memaknai keberadaan bangsa kita saat ini. Ancaman prifatisasi, perampasan ruang kelola, monopoli lahan, intimidasi, kekerasan, pengrusakan lingkungan adalah tindakan yang mengancam kedaulatan negara Indonesia.
Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki karateristik yang beragam secara geografis, ekologi, sosial dan budaya, serta sebagai negara yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Inilah yang sering dilihat oleh WALHI NTT untuk memaknai keberagaman. Selain memaknai keberagaman, kedaulatan rakyat diperhadapkan dengan berbagai ancaman yang datang mengancam keberadaan bangsa Indonesia mulai dari alam, sosial dan budaya.
Oleh karena itu, momentum sumpah pemuda saat ini WALHI NTT mengajak seluruh anak bangsa untuk bergandengan tangan menguatkan spirit sumpah pemuda yang telah dimulai dan dibangun oleh para pendiri bangsa kita. WALHI NTT merilis naskah deklarasi pemuda pemudi masa kini yang dikaitkan dengan kondisi dan tantangan yang mengancam keberlanjutan lingkungan di NTT serta Indonesia seluruhnya.





