
Hari Udara Bersih Sedunia: WALHI NTT Minta Pemerintah Kota Kupang Perhatikan TPA ALAK.
September 9, 2023WALHI NTT Ajak Generasi Z Melihat Tantangan Petani 2023
September 24, 2023KUPANG, WALHI NTT – Dalam rangka meningkatkan kapasitas manajerial sistem database, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Eksekutif Daerah Nusa Tenggara Timur (WALHI NTT) bersama Penguatan Lingkar Belajar Komunitas Lokal (PIKUL) menggelar kelas studi banding database pada Kamis, (07/9/23).
Kegiatan ini digelar secara luring di Kantor WALHI NTT, Jalan Bung Tomo III No. 08, Kelapa Lima, Kota Kupang. Kelas studi banding ini dihadiri oleh 19 orang, antara lain, Mentor Tamu Kelas, Adriana Nomleni yang juga merupakan staff PIKUL; Moderator, Merlinda Santina Ximenes dari Komunitas Sahabat Alam (SHALAM); dan staff WALHI lainnya beserta mahasiswa magang Jikom Undana di WALHI NTT dan PIKUL.
Berlangsungnya diskusi selama kurang lebih 1 jam ini membahas terkait pentingnya database dalam suatu organisasi dan langkah-langkah membuat database yang baik agar informatif bagi pembaca.
Adriana Nomleni, mentor tamu kelas ini yang merupakan Staff PIKUL, mengatakan untuk membangun sebuah database dari awal membutuhkan niat untuk belajar, juga dapat memanfaatkan teknologi yang ada.
“Semuanya bisa kalau ada niat untuk belajar,” kata Adriana Nomleni.
”Karena belajar secara otodidak, banyak juga literatur atau video-video yang bisa ditonton di Youtube,” pungkas Adriana Nomleni.
Untuk diketahui, poin-poin penting dalam diskusi kali ini yaitu database sebagai sarana untuk berbagi pengetahuan kepada pihak lainnya terkhusus bagi staff, sarana untuk monitoring dan evaluasi program (internal dan eksternal), sarana menarik pembelajaran (berhasil dan gagal), sarana promosi ke donor, serta kampanye dan advokasi.
Penulis : Cardan Amheka
Editor : Septiani Suyono





