
Tingkatkan Kapasitas Internal, WALHI NTT Gelar Kelas Studi Banding Database Bersama PIKUL
September 9, 2023
Tanah Sumba, Sebagai Tuan Rumah Pertemuan Tahunan Konsultasi Daerah Lingkungan Hidup WALHI NTT 2023
Oktober 27, 2023
Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2023, WALHI NTT menyelenggarakan diskusi bertajuk “Generasi Z dan Tantangan Petani 2023” bertempat di kantor WALHI NTT ( Jl. Bung Tomo No.8, Kelapa Lima, Kota Kupang) yang menghadirkan 3 narasumber dari berbagai latar belakang yang berbeda, Elsa Sasi (Mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan peminatan Komunikasi Antarbudaya, Undana), Febrianto Bintara (Front Mahasiswa Nasional Cabang Kupang) dan Deddy Holo ( Kadiv Perubahan Iklim dan Kebencanaan, WALHI NTT).
Selengkapnya di sini https://youtu.be/4-k73NMDnac?si=hRcYdcb86-zc0f2j
Tanggal 24 September ditetapkan sebagai Hari Tani Nasional dalam keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963. Tanggal ini bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960). UUPA menjadi dasar dalam upaya merombak struktur agraria Indonesia yang timpang dan sarat akan kepentingan sebagian golongan akibat warisan kolonialisme pada masa lalu.
Sebagaimana diketahui bahwa generasi Z merupakan generasi dengan kelahiran tahun 1997 – 2012 dan berusia 11 – 26 tahun (2023) yang disyaratkan sebagai generasi yang sudah terbiasa dan hidup berdampingan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam diskusi ini, WALHI NTT menemukan persoalan bahwa adanya perampasan lahan yang dimiliki petani, sebenarnya menghilangkan kearifan lokal baik itu dari sisi budaya maupun kegiatan bercocok tanam yang sudah dilakukan dan diwariskan oleh leluhur dan pemerintah melalui skema yang diberikan baik melalui kementrian lingkungan hidup, dinas perhutanan, hutan lindung dan cagar alam yang kemudian mengambil alih tanah rakyat sehingga akses masyarakat terhadap tanah sangat susah.




