
WALHI NTT : PENERBITAN IZIN PENGELOLAAN HASIL SEDIMENTASI DI LAUT TIDAK MELIHAT KONSEKUENSI EKOLOGI
Mei 30, 2023
Komunitas Shalam NTT Adakan Kelas Pertama Edukasi Hijau
Juni 18, 2023
Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) NTT melaksanakan pelatihan Green Student Movement (GSM) pada tanggal 7-9 Juni 2023 yang berlangsung di Taman Doa Oebelo, Kabupaten Kupang.
GSM adalah pendidikan dasar tentang lingkungan hidup yang difasilitasi oleh Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) bagi mahasiswa dan anak muda untuk lebih mudah memahami dan memilih menjadi environmentalist.
Kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan environmentalist muda yang memiliki pengetahuan di bidang lingkungan hidup baik secara konseptual, kebijakan, kreativitas dan inovasi serta melahirkan orang muda yang memiliki empati dan simpati untuk merawat dan menjaga keberlangsungan lingkungan hidup dan juga melahirkan kader muda yang memiliki keberpihakan yang jelas dan tegas untuk menjadi pembela, penyelamat dan pelestari lingkungan hidup sekaligus juru kampanye yang mampu menyuarakan keadilan antar generasi agar terwujudnya keberlanjutan kehidupan.
Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta dari berbagai komunitas dan kelompok muda juga mahasiswa dengan jumlah peserta laki-laki sebanyak 12 orang laki-laki dan 4 orang perempuan.
Dalam kegiatan GSM ini ada 9 materi yang diberikan kepada para peserta, antara lain: Sejarah Gerakan Lingkungan Hidup di Indonesia, Hak Asasi Manusia dan Hak Atas Lingkungan Hidup, Keadilan Gender dan Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim, Pangan dan Lingkungan Hidup, Konsumerisme dan Lingkungan Hidup, Kampanye Ekologi dan Dasar-dasar Konservasi.
Dan GSM ini juga difasilitasi oleh anggota WALHI NTT, antara lain: Yuvensius Stevanus Nonga, Gres Gracelia, Deddy Febrianto Holo, Horiana Y. Haki dan Angel C. P. Bani.
Dengan menggunakan metode outdoor study, pembelajaran GSM lebih mengarah kepada kegiatan belajar diluar kelas dan dilakukan dengan cara belajar sambil bermain.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan GSM ini, Dwi Nanto selaku Manajer Pendidikan dan Pengorganisasian WALHI di Eksekutif Nasional berpesan, ” Kalau tidak bisa menjadi pejuang ekologis, paling tidak jangan menjadi perusak lingkungan.”
Penulis : Gres Gracelia (Advokasi, Kampanye dan Pengorganisasian Rakyat WALHI NTT




