WALHI NTT DUKUNG PENOLAKAN WARGA TERHADAP RENCANA PENAMBANGAN PANAS BUMI DI DESA RADABATA DAN DADAWEA

Solidaritas Perempuan dan WALHI NTT : Pemprov NTT Harus Patuhi Rekomendasi Komnas HAM
January 7, 2021
Padi Ketan Hitam (Kadita Metung) Padi Lokal Organik Produksi Komunitas Dampingan WALHI NTT
February 9, 2021

WALHI NTT DUKUNG PENOLAKAN WARGA TERHADAP RENCANA PENAMBANGAN PANAS BUMI DI DESA RADABATA DAN DADAWEA

WALHI NTT mendukung upaya penolakan Warga dua desa di Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada terhadap rencana pengeboran panas bumi di Desa Radabata yang rencananya akan dilakukan oleh PT. PLN.

Adapun beberapa alasan WALHI NTT dalam mendukung upaya penolakan oleh warga tersebut sebagai berikut, aktivitas pertambangan berdampak buruk pada keberlanjutan lingkungan. Salah satu contoh nyata yang dapat menjadi pembelajaran bagi Warga di Desa Radabata dan Dadawea adalah pertambangan panas bumi di Desa Ulubelu yang mana menimbulkan dampak buruk bagi Lingkungan sekitar termasuk lahan pertanian masyarakat Sawah dan Ladang,  Atap Seng Rumah Warga Rusak Terkena Gas Belerang Sumur Panas Bumi. Selain itu Produktifitas pertanian masyarakat menurun akibat perubahan cuaca yang ditimbulkan dari aktifitas pertambangan panas bumi tersebut.

Hal yang sama bisa saja terjadi di Desa Radabata dan Dadawea  mengingat lokasi perencanaan pengeboran tidak jauh dari wilayah pertanian rakyat. Aktifitas pertambangan panas bumi tersebut berpotensi besar mengancam produktifitas pertanian masyarakat baik di dua desa tersebut maupun di wilayah hilir dari lokasi pertambangan.

Dampak negatif lain dari pertambagan panas bumi adalah menghasilkan limbah terutama limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya). Limbah yang dihasilkan ada yang dibuang ke lingkungan akan mengakibatkan masalah pencemaran lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya. Apalagi lokasi perencanaan pengeboran tidak jauh dari pemukiman Warga di Desa Radabata dan Dadawea.

Oleh karena itu WALHI NTT meminta pemerintah kabupaten Ngada untuk:

  1. Menjunjung tinggi Hak masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat dengan Menghentikan aktifitas dari PT PLN yang akan melakukan eksplorasi dan eksploitasi panas bumi di Desa Radabata dan Dadawea. Sebagaimana tertuang dalam Pasal 28 H ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”.
  2. Pemerintah Kabupaten Ngada memaksimalkan kebutuhan listrik warga dengan memanfaatkan sumber energi yang ramah lingkungan misalnya energi matahari.
  3. Pemerintah fokus memaksimalkan potensi pertanian dan peternakan warga.
  4. Pemerintah semestinya fokus membereskan beberapa pekerjaan rumah terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat mulai dari ketersediaan pangan dan air. Bukannya malah membuka kran investasi pertambangan panas bumi yang sudah pasti akan menyisakan dampak buruk bagi lingkungan tempat tinggal warga.

Nara Hubung: Yuvensius Stefanus Nonga, S.H., M.H.

Kepala Devisi Sumber Daya ALam Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Eksekutif Daerah Nusa Tenggara Timur (WALHI NTT)

082341094885

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *